Fakta Bahaya Merokok & Covid-19


Kamis, 09 April 2020 20:47:23



Fakta Bahaya Merokok & Covid-19

 

Apakah Covid-19?

Corona Virus Disease (COVID-19) adalah virus jenis baru dari keluarga besar corona yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini dapat mengakibatkan gangguan fungsi paru-paru dan pernafasan anda.

Gejala COVID-19 adalah:

Gejalanya menyerupai flu biasa seperti demam, kelelahan, sesak nafas, sakit kepala dan batuk kering. Pada kasus yang lebih berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan akut, gagal ginjal dan bahkan menyebabkan kematian.

Sementara itu beberapa orang tidak memiliki gejala bisa menularkan. Orang yang berisiko tinggi terkena infeksi ini adalah orang tua dan mempunyai riwayat penyakit kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, penyakit paru-paru, system imun yang melemah, riwayat kemoterapi atau radiasi untuk kanker.

MEROKOK menjadi faktor risiko utama yang meningkatkan risiko keparahan penderita COVID-19

Bagaimana virus COVID-19 menyebar?

Virus ini ditularkan oleh orang yang terinfeksi COVID-19 lewat percikan air ludak, batuk, bersin dan saat berbicara. Virus dapat menempel dan tinggal di benda-benda sekitar kita. Itulah pentingnya mengapa kita harus selalu cuci tangan dengan sabun dan menutup ketika batuk dan bersin.

Fakta terkait Rokok, E-Cigarette/Vape/Vapor dan COVID-19

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Orang yang memiliki gangguan kardiovaskular dan pernafasan akan menjadi lebih parah jika yang bersangkutan terkena infeksi COVID-19, ditambah lagi jika yang bersangkutan adalah seorang perokok (baik konvensional maupun elektrik).

Jadi hubungan antara COVID-19 dan kesehatan kardiovaskular ini menjadi penting karena merokok menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular (CVD) intinya adalah seorang perokok sangat rentan dan berbahaya ketika terserang COVID-19.

Berapa lama gejala COVID-19 muncul?

Menurut centers for disease control and prevention (CDC) periode inkubasi untuk COVID-19 adalah antara 2 hingga 14 hari setelah paparan.

Untuk perlindungan diri, ambil langkah-langkah untuk melindungi diri sendiri dan orang lain yaitu dengan:

1.       1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir

2.       2. Jika batuk atau bersin, tutup dengan lengan atau siku

3.       3. Hindari menyentuh mata, mulut atau hidung

4.       4. Jaga jarak minimal 1 meter (Social / Physical Distancing)

5.       5. Tetap tinggal di rumah selama masa darurat COVID-19

 

Sumber :

WHO.2019.WorldHealthOrganization.Novel Coronavirus

CDC.2019. Center for Disease Control and Prevention. Coronavirus (COVID-19)

Kemenkes RI.Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19)